Profil saya

Nama saya Dadang Sadkar. Lahir 14 Januari 1947 di Garut, Jawa Barat.  Saya sosok seorang yang selalu obsesif atas setiap ide yang sempat mampir di benak ini.  Perjalanan hidup saya boleh dibilang “tak mulus”.   Dari satu kegiatan ke kegiatan lainnya saya geluti, namun semuanya tak pernah terselesaikan hingga tuntas.  Dari menulis Puisi, Cerpen, dan Novel, sampai mencoba-coba berkiprah di dunia nyanyi dan dapur rekaman.

Beragam profesi pernah saya jalani. Dari Penyiar Radio hingga menjadi Teknisi di bidang industri.  Sebut saja misalnya, menjadi Teknisi di berbagai perusahaan minyak bumi. Itupun, tak pernah merasa betah untuk menetap di satu perusahaan.  Saya selalu tergoda untuk berpindah-pindah kerja, dari satu ladang minyak ke ladang minyak yang lain. Dari sebuah anjungan ke anjungan minyak lainnya.  Baik di daratan pedalaman maupun di tengah lautan. Pulau-pulau di seantero Nusantara telah  pernah saya jelajahi. Demikian pula beberapa tempat di mancanagara.
Menginjak usia tua, saya menepi.  Lalu mulai mendalami pemahaman tentang kehidupan.  Dalam kesenyapan usia senja, saya sering kali merenung dan menafakuri makna hidup dan tujuan yang ingin saya capai. Menulis buku merupakan salahsatu dari sekian obsesi yang selalu menggoda. Pikirku, “Jika harimau mati meninggalkan belang dan gajah mati meninggalkan gading, jika aku mati nanti, aku ingin meninggalkan pesan-pesan yang dapat bermanfaat bagi generasi-generasi di belakangku”.  Saya ingin meninggalkan pesan tentang sesuatu yang lebih berarti setelah kita mati. Bukan hanya sekadar mengejar nasi atau roti.
Saya ingin masing-masing dari kita bisa menjawab sebuah pertanyaan yang cukup berarti, “Why do we  live?
%d bloggers like this: