Suatu Ketika di Setasiun Kereta Api Bandung

21 Jul

Permisi, saya mau numpang bercerita sedikit. Boleh? Setting ceritanya terjadi di tahun 1964, ketika peron di setasiun kereta api Bandung masih belum seluruhnya beratap, dan ruang tunggu penumpang hanya berupa pojok sempit di ujung bangunan sebelah barat, tanpa pendingin ruangan, berjarak hanya beberapa lompatan kaki dari gudang tempat penyimpanan barang-barang kiriman.

Continue reading

Advertisements

Mas Kerempeng vs Jawara Amri

4 Jul

Siapa namanya, tak begitu penting. Perawakannya kecil kurus. Mukanya pucat, sebanding dengan tubuhnya yang  seperti kurang gizi. Karena sekujur tubuhnya hanya didominasi tulang belulang, baik kita sebut saja ia Mas Kerempeng.

Ia bukan siapa-siapa. Hanya salahsatu dari sekian banyak warga pasar yang merasa teraniaya oleh kesewenang-wenangan Jawara Amri.

Continue reading

Tangis Mak Ining

30 May

Apa arti sebuah tangis? Mungkin, tangis adalah kesedihan yang menggumpal, lalu mencari pelepasan dengan berubah wujud menjadi serupa suara. Di antara kita, adakah yang pernah mendengar suara tangis memilukan, begitu perih dan menusuk, hingga bisa membuat bulu kuduk merinding, seakan tangis itu dipenuhi misteri? Beberapa orang di kelurahan kami mengatakan, bukan hanya pernah, tapi sering. Sopir-sopir angkutan kota dan tukang ojek yang biasa makan di warung nasi Ceu Entin, di dalam gang sempit masuk dari sudut jalan simpang tiga, persis di belakang Rumah Sakit Umum Pusat, sering mendengar suara tangis seperti itu.

Continue reading

Terjun Malam

18 May

Di suatu malam yang kelam di bulan Agustus 1962. Jauh di wilayah pedalaman di atas rimba belantara Irian, Mayor Remi Purwaka bersama lima belas anggota pasukan payung lain diterjunkan di belakang garis pertahanan tentara musuh. Sementara di daerah pesisir pantai, tiga buah kapal selam menyembul dari kedalaman perairan laut untuk mendaratkan sepasukan parakomando di Teluk Tanah Merah, wilayah yang dijaga ketat oleh Belanda.

Continue reading

Photo Tanpa Bingkai

12 May

Sebuah sajak ditulis oleh Dadang Sadkar sebagai kenangan terhadap pantai indah Pangandaran. Daerah wisata di pantai selatan Jawa Barat. Banyak yang bisa dilihat di sana. Pananjung, Bojong Salawe, Green Canyon atau Cukang Taneuh, dan pantai Karang Nini.

Continue reading

Nongsa 1993

28 Apr

Rebahlah bersamaku di sini, Karenina. Temani aku memandangi mega berarak di langit Nongsa. Berbantal lengan di pasir lembut pantai ini. Biarlah nelayan tua itu melaut hingga jauh. Menerobos batas pandang menelisik selimut misteri. Kita tak akan pernah tahu berapa banyak ikan esok dibawanya pulang.

Jangan menggelinjang, Karenina. Jangan risaukan air laut mulai pasang. Biar kurajah punggungmu yang putih sore ini. Melukis bunga mawar merah di tubuhmu yang indah. Dengan jarum tattoo dan tinta cina yang selalu kubawa sejak lama. Kita tak akan pernah tahu berapa banyak luka esok kita derita.

***

Tangisan Anak Negeri

19 Apr

Luka siapakah amis darah tercecer di sepanjang jalan berkabut? Seorang prajurit tua tanpa pasukan melangkah maju sendirian sambil meniup seruling. Tak ada yang tahu lagu apa yang didendangkan. Suaranya mendesah menyingkap timbunan sunyi tersembunyi mencari raga tanpa rupa. Hari ini bukan lagi miliknya.

Continue reading